Tips Berlibur Aman Di Tengah Pandemi

Apalagi di masa pandemi seperti ini yang mengharuskan kita dan keluarga untuk meminimalisir mobilitas dan aktivitas di luar rumah. Hal ini perlu dilakukan supaya mereka tidak kecewa mengapa tidak jadi ke tempat yang diinginkan. Selain itu, persiapkan rencana-rencana alternatif jika liburan tidak jadi.

Mengunjungi destinasi wisata indoor sangat tidak disarankan saat ini, karena sifat virus yang bisa terbang di udara dalam partikel kecil. Karena itu pemerintah baru memberikan rekomendasi destinasi wisata outside yang saat ini diizinkan buka. Dengan adanya dapur di akomodasi pilihan, kamu bisa memasak sendiri makanan untuk keluarga, termasuk si kecil. Menggunakan pesawat memang lebih cepat, naik kereta api juga menyenangkan, tapi di saat pandemi Covid-19 saat ini, menggunakan mobil sendiri saat liburan bersama anak menjadi yang paling aman dilakukan. Sepulang berlibur, jangan lupa untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Jangan melakukan kontak dengan siapapun di luar rumah sebagai cara mudah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Langkah ini bisa dilakukan dengan cara mengunjungi laman resmi Satgas Penanganan Covid-19 atau menanyakan langsung ke kantor pemerintahan setempat. Kemenparekraf mengeluarkan sertifikat CHSE untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi dan industri pariwisata Indonesia. Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan pembatasan perjalanan dan kerumunan untuk mengatasi penyebaran Covid-19. Dan hal yang lebih penting adalah menjaga kesehatan diri dan keluarga, ketika benar-benar telah merencanakan liburan bersama ke tempat-tempat yang disukai. belum sepenuhnya usai, tentunya hal ini membuat kita harus melakukan perlindungan ekstra ketika berlibur.

Nah, agar tips liburan di masa pandemi bisa berjalan dengan lancar dan lebih hemat, jangan lupa juga untuk mengajukan kartu kredit dari sekarang. Jadi, jika kamu termasuk seseorang yang sudah berumur dan memiliki penyakit penyerta, alangkah baiknya jika pertimbangkan kembali untuk bepergian ke luar rumah. Terutama jika kamu tengah berada di tempat dan fasilitas umum, kamu akan berhadapan dengan orang-orang yang mungkin berpotensi untuk menyebarkan virus, walaupun dari orang yang tidak memiliki gejala apapun. Kamu tak perlu repot mencari destinasi-destinasi wisata yang jauh dari keramaian, cukup menikmati fasilitas yang terdapat di hotel tempat kamu menginap. Walaupun saat ini sudah diberlakukannya pembatasan penumpang, tetap saja modal transportasi umum akan dimasuki oleh banyak orang di dalam satu tempat, dan bukan hanya keluargamu saja. Sehingga, hal ini dinilai berpotensi tinggi untuk menyebarkan virus dengan mudah dan cepat.

Namun jika Anda ingin yang lebih maksimal, buat dongeng dan properti sendiri juga tak kalah menyenangkan.Bagaimana ide kegiatan libur sekolah selama pandemi di atas? Jika Anda ingin tahu lebih banyak lagi kegiatan menyenangkan lainnya, kunjungi artikel lainnya disini. Di Bandara Internasional Kairo, hub utama negara itu, masker wajah adalah wajib dan papan nama jarak sosial telah dipasang untuk membantu wisatawan menghormati langkah-langkah keamanan.

Cara aman untuk berlibur ditengah masa pandemik

Usahakan untuk selalu menjaga jarak setidaknya 1-2 meter dari orang lain. Selain itu, usahakan cuci tangan dengan cara yang tepat dan benar selama 20 detik. Jangan khawatir, di sejumlah pusat perbelanjaan dan tempat wisata juga sudah menyediakan tempat untuk mencuci tangan. Liburan atau staycation sejenak menjadi cara paling menyenangkan untuk menumpas kejenuhan yang mungkin dirasakan setelah berkutat dengan rutinitas kerja, sekolah, maupun aktivitas harian lainnya yang itu-itu saja.