6 Tips Mengatasi Rasa Bosan Di Kelas

Di samping itu guru sebagai pendidik juga dituntut untuk mempunyai rasa peduli dan peka terhadap sikap dan karakter anak didiknya. Belajar yang efektif merupakan proses belajar mengajar yang berhasil sehingga proses pembelajaran itu mampu memberikan pemahaman, ketekunan dan kualitas yang lebih baik serta dapat memberikan perubahan prilaku dalam kehidupan sehari-hari. Namun karena mewabahnya suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang dikenal dengan istilah Covid-19 (Corona Virus Siseases-19) yang berdampak terhadap pendidikan di Indonesia. Untuk dapat lebih maksimal, sebaiknya orang tua juga turut aktif berkomunikasi dengan guru.

Mengatasi rasa bosan terhadap anak-anak ketika sekolah online

Bisa dengan mengajaknya senam bersama, atau main lempar-tangkap bola atau mengajarinya badminton. Aktivitas fisik ini penting dilakukan, mengingat keseharian anak yang lebih banyak di depan laptop ataupun HP untuk menyimak pelajaran. Langkah terakhir yang bisa guru coba terapkan untuk mengatasi perasaan bosan dan jenuh siswa belajar adalah dengan menggunakan media pembelajaran ketika mengajar. Dengan menggunakan media pembelajaran pemahaman siswa lebih realistis atau nyata tidak hanya sebatas teori dan konsep saja. Guru memegang peranan sentral dalam suatu pembelajaran, kondusif atau tidaknya suatu pembelajaran, menyenangkan atau tidaknya suatu pembelajaran, antusias atau tidaknya siswa semua tergantung dari cara guru dalam menyajikan pembelajaran.

Nah, sekarang mumpung lagi belajar di rumah, Grameds bisa belajar sambil ditemani dengan cemilan. Dijamin deh belajar jadi tidak membosankan dan tidak mengantuk. Tetapi cemilannya hanya jadi teman saja ya Grameds, jangan sampai fokus kamu malah jadi ngemil bukannya belajar.

Diantaranya, siswa maupun guru dapat menguasai teknologi untuk menunjang pembelajaran secara on-line ini. Di era disrupsi teknologi yang semakin canggih ini, guru maupun siswa dituntut agar memiliki kemampuan dalam bidang teknologi pembelajaran. Penguasaan siswa maupun guru terhadap teknologi pembelajaran yang sangat bervariasi, menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Dengan adanya kebijakan Work From Home , maka mampu memaksa dan mempercepat mereka untuk menguasai teknologi pembelajaran secara digital sebagai suatu kebutuhan bagi mereka. Tuntutan kebutuhan tersebut, membuat mereka dapat mengetahui media online yang dapat menunjang sebagai pengganti pembelajaran di kelas secara langsung, tanpa mengurangi kualitas materi pembelajaran dan target pencapaian dalam pembelajaran. Untuk menangani siswa bermasalah sekolah bisa memberikan program pendampingan siswa bermasalah, baik itu oleh guru BK, guru mata pelajaran, wali kelas, kerjasama dari pihak keluarga dan masyarakat.

Anak pada usia tersebut seringkali tidak lagi menjadi fokus kekhawatiran orangtuanya. Akibatnya, anak seringkali harus menyelesaikan sendiri persoalan bosan belajar yang dirasakannya sehingga bertumpuk dan menimbulkan persoalan ketika anak beranjak remaja awal. Disinilah perlunya guru maupun siswa mengelaborasi Slot Online Terpercaya gagasan merdeka belajar. Bagi guru, dalam konteks ini, merdeka belajar bisa dielaborasi dengan tidak semata-mata memosisikan performance-nya sebagai guru yang oleh Rhenald Kasali disebut dengan istilah guru kurikulum. Yaitu, sosok guru yang mengajar semata-mata hanya untuk memenuhi tuntutan kurikulum.

Walaupun belajar dari rumah, pastikan kamu selalu menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan sekolah. Komunikasikan mengenai apa yang anak-anak hadapi, misalnya ketika kamu mengalami masalah teknologi atau konektivitas, atau jika anak mengalami kesulitan menyelesaikan tugas. Kelompok diskusi antar orangtua juga menjadi cara yang baik untuk saling mendukung selama pembelajaran on-line dari rumah. Sudah lebih dari setengah tahun anak-anak mengikuti pembelajaran jarak jauh dari rumah masing-masing. Tidak jarang, guru menemui siswa yang mulai merasa jenuh menjalani rutinitas PJJ.