Seorang Pria Di Bali Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin Corona

Solopos.com, JAKARTA — Provinsi Bali menjadi salah satu wilayah dengan tingkat jangkauan vaksinasi Covid-19 tertinggi dengan proses paling cepat di Indonesia. Pemerintah mengungkapkan vaksinasi virus corona pemici Covid-19 ini sengaja dilakukan guna meningkatkan rasa aman untuk beraktivitas di destinasi wisata tersebut. Melalui kegiatan vaksinasi bagi industri keuangan ini, ia berharap kondisi Indonesia khususnya Bali bisa segera pulih. Bagaimanapun pandemi international yang sudah berlangsung setahun lebih, telah memukul perekonomian Bali terutama industri pariwisata. “Kita ketahui banyak warga di dunia yang sudah sangat rindu berwisata ke Bali.

India baru saja memesan 300 juta dosis vaksin tanpa izin yang dibuat oleh perusahaan India bernama Biological E dalam upaya untuk meningkatkan pasokan. Tahun ini, Slovenia menghapus syarat karantina dan tes PCR bagi turis yang sudah divaksin. Khusus penerima vaksin Pfizer/BioNTech, waktu kedatangan paling cepat ialah tujuh hari setelah dosis kedua. Khusus vaksin Moderna, jedanya selama 14 hari, sementara untuk AstraZeneca selama 21 hari. Penting dicatat, bukti vaksin harus diakui oleh negara Uni Eropa, Institute of Microbiology and Immunology, atau National Laboratory of Health, Environment and Food.

Sehingga vaksin menjadi harapan yang paling rasional untuk dilakukan secara cepat dan massif. Semakin banyak yang sudah tervaksin, perang melawan covid akan lebih mudah dilakukan. Jika digabungkan, maka sudah ada 2,2 juta warga Bali yang menerima vaksinasi.

Ia menjelaskan, keterlambatan tersebut akibat adanya blokade dari beberapa negara produsen sehingga mempengaruhi proses masuknya stok vaksin ke Indonesia, termasuk yang diperuntukkan bagi Bali. Pemerintah menargetkan pada Januari 2021 sudah tersedia 100 Slot Online Indonesia juta vaksin yang siap untuk disuntikkan. Dengan begitu, ia berharap mulai Januari 2021 penyebaran Covid-19 bisa makin terkendali. Dia menuturkan pihak paling utama yang akan diprioritaskan untuk disuntik vaksin Covid-19 tersebut yaitu para petugas kesehatan.

Seluruh warga bali sudah banyak yang di vaksin

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen agar seluruh pegawai perbankan se-Bali sudah tuntas mendapatkan vaksinasi di bulan Juni mendatang. “Tidak hanya pegawainya saja, namun keluarga dari pegawai perbankan juga mendapat prioritas untuk di vaksin. Karena mereka pegawai perbankan memiliki peran yang cukup padat untuk berkomunikasi langsung dengan banyak orang terutama para nasabah, hal ini dilakukan dalam rangka mempercepat terwujudnya Bali Kembali,” ungkap Trisno Nugroho. Liputan6.com, Bali – Jumlah warga Bali yang mencapai 4,32 juta jiwa, sebanyak 35% sudah mendapatkan layanan vaksinasi Covid-19.

Ia menyebut, Bali mendapatkan 1,9 juta buah vaksin Covid-19 untuk warga masyarakat Pulau Dewata. Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusra Giri Tribroto mengatakan pelaksanaan vaksinasi massal untuk industri keuangan ini merupakan inisiatif OJK bersinergi dengan Pemprov Bali agar pelaksanaan vaksinasi segera tercapai. Menurut dia, untuk mencapai kekebalan kelompok setidaknya 70 persen atau sekitar 3 juta penduduk Bali harus divaksinasi. Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Putri Koster mengajak semua Tim Penggerak PKK kabupaten/kota, desa hingga kader PKK di seluruh Bali supaya mengajak masyarakat minimal di tingkat keluarga, untuk ikut gerakan vaksinasi. Tahapan pertama adalah untuk tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam memerangi virus ini.